http://agushw.banjarbaru.net
Mencoba Menulis Seadanya...
Legenda Tikus dan Kucing Bermusuhan
Menurut legenda tradisional Cina, keduabelas binatang dikumpulkan dalam satu hari untuk menentukan siapa yang menjadi pemimpin dalam siklus pertahunan. Sang Khalik membuat kontes tersebut : siapapun yang dapat menyeberang sungai akan mendapat giliran pertama, dan sisanya akan mengikuti urutan sesuai dengan kedatangan mereka.
Pada awalnya keduabelas binatang berkumpul di dalamnya termasuk Kucing. Kucing memberitahu berita ini kepada teman baiknya si Tikus, dan mereka setuju untuk pergi berdua keesokan harinya. Namun, ketika hari dimana kontes dimulai Tikus tidak membangunkan Kucing, yang sebagai seorang kucing senang sekali tidur sepanjang hari. Maka itu, kucing tidak mengikuti lomba dan tidak masuk dalam siklus tahunan shio.
Untukmu Sahabatku
Because of you, my life has changed, thank you for the love and the joy you bring
Because of you, I feel no shame , I’ll tell the world it’s because of you
Untaian bait lagu ini enak sekali didengarnya lewat alunan suaranya yang merdu…kala itu awal dari sebuah persahabatan yang terjalin. Dia sosok orang yang suka bekerja keras….walaupun dia anak tunggal…dia tidak mengharapkan uang dari oranmg tuanya. Semua biaya kuliah…bayar kost…biaya makan…semua dia bayar lewat hasil jerih payahnya melalui suara merdunya. Tak jarang dia harus kejar-kejaran waktu dengan waktukuliahnya dan setumpuk tugas-tugas kuliahnya kala itu.
perjalanan hidup seorang bapak
25 tahun yang lalu,
Inikah nasib? Terlahir sebagai menantu bukan pilihan.
Tapi aku dan Kania harus tetap menikah. Itu sebabnya kami
ada di Kantor Catatan Sipil. Wali kami pun wali hakim. Dalam
tiga puluh menit, prosesi pernikahan kami selesai. Tanpa
sungkem dan tabur melati atau hidangan istimewa d! an salam
sejahtera dari kerabat. Tapi aku masih sangat bersyukur
karena Lukman dan Naila mau hadir menjadi saksi. Umurku
sudah menginjak seperempat abad dan Kania di bawahku..
Cita-cita kami sederhana,ingin hidup bahagia.
22 tahun yang lalu,
Pekerjaanku tidak begitu elit, tapi cukup untuk biaya makan
keluargaku. Ya, keluargaku. Karena sekarang aku sudah punya
momongan. Seorang putri, kunamai ia Kamila. Aku berharap ia
bisa menjadi perempuan sempurna, maksudku kaya akan budi
baik hingga dia tampak ! sempurna. Kulitnya masih merah,
mungkin karena ia baru berumur seminggu. Sayang, dia tak
dijenguk kakek-neneknya dan aku merasa prihatin. Aku harus
bisa terima nasib kembali, orangtuaku dan orangtua Kania tak
mau menerima kami.. Ya sudahlah. Aku tak berhak untuk
memaksa dan aku tidak membenci mereka. Aku hanya yakin,
suatu saat nanti, mereka pasti akan berubah.
Batavia Airline mendarat darurat
Pada hari Kamis kemarin (tanggal 15 januari 2009) sempat membuat perasaanku gak karuan, pasalnya pada hari itu adik ku yang sedang menikmati masa liburnya setelah menempuh ujian final test dikampusnya akan pulang ke banjarbaru.
Pagi-pagi sekitar jam 7 aku mendapatkan sms dari adikku mengabarkan bahwa dia sudah ada di bandara Juanda Surabaya dan sudah akan menaiki pesawat yang akan mengantarkannya ke Bandara Syamsudin Noor. Setelah selang beberapa waktu, kembali aku mendapatkan sms lagi mengabarkan bahwa dia sudah berada di dalam pesawat dan segera take off (sesaat setelah itu handphonenya pun dimatikan karna akan menggangu sistem navigasi pesawat).


