http://agushw.banjarbaru.net
Mencoba Menulis Seadanya...
Seanarkis itu kah “Satpol PP”
Kejadian bentrok fisik antara mahasiswa dengan aparat “keamanan” (red : Katanya?????) ataupun satpol pp memang sudah menjadi sarapan indra penglihat, indra pendengar dan hati (khusus bagi yang punya perasaan). Dan bukan cuma menjadi stereotip orang saja bahwa dalam panggung demokrasi bangsa ini biasanya jika mahasiswa yang berperan sebagai protagonis maka aparat tersebut berperan sebagai antagonis (baca:penjahat)…dan memang seperti itu. Lihat saja bentrok yang terjadi pada hari Selasa (26/8/2008) di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, tepatnya di sekretariat PGI (Persatuan Gereja Indonesia). Dengan anarkis satpol pp melakukan aksi pelemparan terhadap mahasiswa aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang berada di gedung PGI. Ironisnya itu karena satpol pp tidak terima dengan spanduk yang berisi kecaman terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Spanduk yang bertuliskan “Tolak Perda Tibum Menyengsarakan Rakyat” memang dibuat atas sikap aparat satpol pp yang sudah seminggu melarang PKL berjualan di Jl. Diponegoro tersebut. Bentrok terjadi bermula dari aksi satpol pp yang hendak merampas spanduk tersebut tapi tetap dipertahankan oleh aktivis GMKI.


